Ini adalah awal dari semua yang terjadi kemudian: catatan perjalanan pertama saya dan perjalanan menumpang pertama yang benar-benar serius — yang memulai seluruh cerita ini.
Ketika saya kembali, satu hal menjadi jelas: hidup saya tidak akan pernah bisa kembali seperti sebelumnya.
Asia Tengah sudah berada di belakang saya. Di depan — yang tidak diketahui. Saya memberikan tenda saya, dan sekarang saya siap meninggalkan Istanbul untuk mencari pengalaman yang benar-benar baru: hidup di bawah langit terbuka.
Namun ada satu detail kecil: sekarang musim dingin.
BALKAN & EROPA
57 hari
3 704 km
Europe
COVID-19 menyebar ke seluruh dunia. Perjalanan saya terpaksa dihentikan.
Belum lama satu bencana berakhir, bencana lain pun dimulai — perang.
Saya tidak bisa membiarkan hal itu juga mengambil impian saya, jadi saya membeli tiket satu arah ke benua lain untuk menyelesaikan apa yang telah saya mulai — melawan segala rintangan.
Lima bulan di benua ini sudah berlalu. Sekarang saya berbicara bahasa Spanyol dan berdiri di tepi Ucayali — anak sungai dari sungai terpanjang dan paling berbahaya di dunia.
Dan saya punya rencana. Apakah ini kegilaan? Atau mungkin tidak?
Satu tahun telah berlalu sejak saya kembali dari Amazon. Pertemuan saya dengan para perompak meninggalkan kesan yang mendalam, tetapi keinginan saya untuk menjelajah tidak pernah hilang. Tujuan baru saya adalah Nugini, dan saya ingin sampai ke sana tanpa menggunakan pesawat. Namun ada sesuatu yang lain.
Kapal feri saya akhirnya mencapai pantai pulau Nugini. Dalam perjalanan ke sini saya berkali-kali mendengar peringatan yang sama: “Di sana kamu akan dimakan.”
Di depan saya ada 40 hari tanpa pemandu dan tanpa perlindungan di salah satu tempat paling liar dan belum terjamah di planet ini.
PAPUA BARAT
40 hari
1 817 km
New Guinea
Tahun 2026
2026
Perjalanan pertama saya ke Papua berjalan dengan baik, dan saya tahu suatu hari akan kembali. Tapi sebelum itu, saya ingin mewujudkan satu lagi mimpi masa kecil...